FAQ



1.       Apakah hypnosis/hipnoterapi menggunakan kegaiban?
Jawab: tidak. Semunya berjalan normal, alamiah dan menurut logika. Dalam mempelajari hypnosis/hipnoterapi, anda tidak perlu melakukan puasa, ritual, dan lain lain seperti dalam mempelajari ilmu gaib.

2.      Apakah hypnosis/hipnoterapi dapat membuat menjadi gila?
Jawab: tidak. Sepanjang terapis sudah berpengalaman dan semua proses dilakukan menurut prosedur maka semua aman aman saja. Klien sudah masuk ke dalam level somnambulisme dan sugesti yang diberikan positif. Maka semuanya akan baik baik saja. 

3.      Mengapa harus membuat janji sebelumnya?
Jawab: satu sesi hipnoterapi dapat memakan waktu 1 sampai 2 jam. Belum lagi buat klien yang belum pernah sama sekali di-induksi untuk memasuki trance. Semuanya perlu waktu. Jadi kalau ada klien yang datang tiba tiba tentu saja terapis tidak dapat menerimanya begitu saja.

4.      Kenapa tidak ada perubahan sama sekalipadahal saya sudah di-hipnoterapi?
Jawab: kemungkinan anda tidak datang lagi setelah menjalani sesi pertama. Ada terapis yang hanya memberikan sugesti saja pada pertemuan pertama. Mungkin agar klien dapat belajar bagaimana fenomena trance dulu. Namun biasanya kalau sudah dilakukan age regresi dan akar masalah sudah ditemukan, maka mudah-mudahan masalah dapat diselesaikan.
 

1.       Apakah hypnosis identik dengan tidur?
Jawab: banyak yang salah kaprah dan menyangka bahwa hypnosis itu adalah ”menidurkan” seperti yang ada di TV. Padalah tidak selamanya hypnosis itu harus tidur. Ada yang namanya waking hypnosis dan kondisi mata terbuka saja. Bahkan dalam satu sesi, Milton Erickson, melakukan terapi hypnosis yang unik pada saat berhadapan dengan klien yang merasa telapak kakinya sangat besar.

2.      Apa saja manfaat dari hypnotherapy?
Ada banyak sekali manfaat dari hypnotherapy. James Esdaile (1808-1859) sudah menggunakan mesmerism untuk melakukan operasi kecil dan besar sebagai anesthesia dan analgesia. Hypnotherapy juga dilaporkan telah digunakan untuk membantu para serdadu selama masa perang dunia II untuk menghilangkan pengalaman traumatic setelah bertempur (Watkins & Barabaz).

3.      Kenapa pengobatan dengan hipnoterapi mahal?
Mahal dan murah itu tergantung dari persepsi anda. Sebagai contoh klien dengan keluhan asma, sudah berobat ke sana ke mari dan menghabiskan uang yang tidak sedikit dan mengalami asma selama belasan tahun. Namun setelah dibereskan dalam 2 sesi hipnoterapi dengan PLR akhirnya akar masalah dapat dibereskan dan sekarang Insya Allah sudah tidak kambuh lagi. Pertanyaan: mahal mana, pengobatan medis tadi atau dengan hipnoterapi?
Dalam hipnoterapi tidak ada yang namanya menebus obat ke apotik sampai ratusan ribu untuk beberapa kali, karena apa ? karena yang diobati bukan simtom-nya, akan tetapi akar masalahnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar